MEDAN-Tim Pegasus Reskrim Polsek Percut Sei Tuan amankan seorang maling dengan modus pecah ban dan kaca mobil pada Selasa (15/10/2019) siang.
Bahkan tersangka Relman Sitanggang alias Jap ,44, warga Jalan Jermal Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatera Utara ini terpaksa diberi tindakan tegas dengan menembak dua kakinya karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas.
Bahkan tersangka Relman Sitanggang alias Jap ,44, warga Jalan Jermal Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumatera Utara ini terpaksa diberi tindakan tegas dengan menembak dua kakinya karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo SiK kepada wartawan Rabu (16/10/2019) mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan korbannya, Hendrian ,37, warga Jalan Bunga Blok I Kelurahan Belawan 2 Kecamatan Medan Belawan dengan
Nomor laporan polisi LP / 2644 / XI / 2019 / SPK / Percut Sei Tuan.
Dalam laporannya, korban hendak menuju Bank BCA Cemara untuk menyetor uang. Usai transaksi di bank tersebut, korban menuju toko ban di depan Komplek Jalan Cemara Asri.
"Korban melihat seorang pengendara sepeda motor Yamaha MX King warna biru menempelkan paku di ban belakang sebelah kiri. Dan tak lama kemudian suara keras dari ban mobilnya yang kempes terdengar. Korban lalu memarkirkan mobilnya di depan dealer sepeda motor Indaco lalu menelepon temannya bernama Salahuddin," ujar Kapolsek.
Setelah Salahudin tiba, korban memberitahu bahwa pengendara Yamaha MX King hendak merampoknya.
"Korban dan temannya kemudian mengejar tersangka yang mencoba melarikan diri. Namun tak jauh dari lokasi, tersangka jatuh," tambah Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Luis.
Beruntung tersangka berhasil selamat dari amukan massa karena diselamatkan petugas Polsek Percut Sei Tuan yang saat itu berpatroli. Tersangka bersama barang bukti diboyong ke komando untuk proses lebih lanjut.
Saat diinterogasi, pelaku mengaku beraksi bersama dua temannya berinisial M alias Pak Kaleb dan PG dengan modus gembos ban dan mengambil barang milik korban.
"Namun saat dilakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya ke arah Titi Sewa Tembung, tersangka mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Walau diberi tembakan peringatan dengan menembak ke atas, pelaku tetap berlari. Petugas lalu memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku," terang Kapolsek lagi.
Barang bukti yang disita satu buah sepatu warna biru, satu sepeda motor Yamaha MX King BK 6630 AIR, paku dan mobil Avanza warnah hitam. (ka)
Dalam laporannya, korban hendak menuju Bank BCA Cemara untuk menyetor uang. Usai transaksi di bank tersebut, korban menuju toko ban di depan Komplek Jalan Cemara Asri.
"Korban melihat seorang pengendara sepeda motor Yamaha MX King warna biru menempelkan paku di ban belakang sebelah kiri. Dan tak lama kemudian suara keras dari ban mobilnya yang kempes terdengar. Korban lalu memarkirkan mobilnya di depan dealer sepeda motor Indaco lalu menelepon temannya bernama Salahuddin," ujar Kapolsek.
Setelah Salahudin tiba, korban memberitahu bahwa pengendara Yamaha MX King hendak merampoknya.
"Korban dan temannya kemudian mengejar tersangka yang mencoba melarikan diri. Namun tak jauh dari lokasi, tersangka jatuh," tambah Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Luis.
Beruntung tersangka berhasil selamat dari amukan massa karena diselamatkan petugas Polsek Percut Sei Tuan yang saat itu berpatroli. Tersangka bersama barang bukti diboyong ke komando untuk proses lebih lanjut.
Saat diinterogasi, pelaku mengaku beraksi bersama dua temannya berinisial M alias Pak Kaleb dan PG dengan modus gembos ban dan mengambil barang milik korban.
"Namun saat dilakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya ke arah Titi Sewa Tembung, tersangka mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Walau diberi tembakan peringatan dengan menembak ke atas, pelaku tetap berlari. Petugas lalu memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku," terang Kapolsek lagi.
Barang bukti yang disita satu buah sepatu warna biru, satu sepeda motor Yamaha MX King BK 6630 AIR, paku dan mobil Avanza warnah hitam. (ka)