Jenazah bocah yang ditemukan.
Korban ditemukan pada Selasa (9/6/2020) pagi di aliran Sungai Denai Jalan Pelikan Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai.
"Korban ditemukan pemancing di seputaran Sungai Denai sekitar pukul 06.40 WIB," kata Manajer Pusdalops BPBD Medan Drs Nurly.
Ia mengatakan begitu ditemukan warga lalu memberitahukan kepada pihak berwajib. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Korban yang merupakan warga Jalan AR Hakim Gg Kolam Kelurahan Pasar Merah Timur Kecamatan Medan Area hanyut di Sungai Denai ketika asyik bermain-main di pinggir sungai bersama teman-temannya, Senin malam.
"Korban terpeleset hanyut terseret arus sungai dan tidak dapat diselamatkan oleh temannya," ujar Nurly.
Kepala Kantor SAR Kota Medan, Toto Mulyono menambahkan pihaknya menerima informasi terkait kondisi membahayakan manusia, Senin sekitar pukul 19.35 WIB malam.
Begitu mendapatkan informasi tim SAR langsung ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.
"Tim Rescuer kita berangkatkan sebanyak 8 orang, dgn menggunakan perahu LCR dan membawa peralatan water rescuer," kata Toto.
Toto menerangkan korban diketahui hanyut terbawa arus sungai sekitar pukul 18.00 WIB. Saat kejadian, korban tengah bermain bersama dengan dua orang rekannya di pinggir sungai. Namun karena kurang berhati-hati, korban terpeleset ke Sungai Denai.
"Rekan korban sempat berusaha menyelamatkannya dengan memegang tangan korban. Namun karena derasnya arus sungai, pegangan pun terlepas dan korban hilang dibawa arus," kata Toto. (ka)
Korban yang merupakan warga Jalan AR Hakim Gg Kolam Kelurahan Pasar Merah Timur Kecamatan Medan Area hanyut di Sungai Denai ketika asyik bermain-main di pinggir sungai bersama teman-temannya, Senin malam.
"Korban terpeleset hanyut terseret arus sungai dan tidak dapat diselamatkan oleh temannya," ujar Nurly.
Kepala Kantor SAR Kota Medan, Toto Mulyono menambahkan pihaknya menerima informasi terkait kondisi membahayakan manusia, Senin sekitar pukul 19.35 WIB malam.
Begitu mendapatkan informasi tim SAR langsung ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.
"Tim Rescuer kita berangkatkan sebanyak 8 orang, dgn menggunakan perahu LCR dan membawa peralatan water rescuer," kata Toto.
Toto menerangkan korban diketahui hanyut terbawa arus sungai sekitar pukul 18.00 WIB. Saat kejadian, korban tengah bermain bersama dengan dua orang rekannya di pinggir sungai. Namun karena kurang berhati-hati, korban terpeleset ke Sungai Denai.
"Rekan korban sempat berusaha menyelamatkannya dengan memegang tangan korban. Namun karena derasnya arus sungai, pegangan pun terlepas dan korban hilang dibawa arus," kata Toto. (ka)