TEKAN: Komisaris Independen PTPN II Bambang Setia Hidayat didampingi SEVP Operasional PTPN II Iwan Perangin angin dan SEVP Business Suport Syahriadi Siregar saat menekan tombol tanda pengemasan gula ritel 1 Kg di produksi PTPN II Pabrik Gula Kwala Madu Tandam Hilir Kabupaten Langkat, Jumat (2/10/2020)
“Mudah mudahan tahun depan akan lebih banyak lagi kuantitas produksi ke masyarakat dengan harga yang bersaing. Kalau kini dipasaran harga Rp 13 Perkilo untuk karyawan kita diturunkan agar lebih bersemangat,” sebut Bambang.
SEVP Operasional PTPN II, Irwan Perangin angin mengatakan gula ritel 1 Kg merupakan program cepat dari Holding PTPN Grup . PTPN II sendiri pada tahun 2020 diminta menyiapkan gula ritel dan seharusnya dimulai September 2020 lalu,namun karena keterlambatan kemasan, baru terealisasi Oktober 2020 ini dan hingga akhir tahun 2020, PTPN II akan menyelesaikan sisa gula ritel sebanyak 142 ton.
Menyinggung kinerja PTPN II Irwan Perangin angin mengaku untuk produksi kelapa sawit tahun 2019 meraih potensi 13,78 ton perhektar dengan RKPP 15,10 Ton . Capaian tercapai 6 ton saja di semester 1 dan untuk mencapai target itu diharapkan mencapai 15 Ton pada semester 2 dan hal ini diperlukan pergerakan lebih cepat agar capaian produksi sesuai rencana tercapai.
Sementara jelang launching gula eceran kemasan 1 Kg itu, dilakukan doa bersama diikuti para Kabag, Manager Distrik dan Karyawan PTPN II yang hadir, sebagai tanda mengenang kepemimpinan Dirut PTPN II Marisi Butar Butar yang baru saja meninggal pada 24 September 2020.
SEVP Operasional PTPN II, Irwan Perangin angin mengatakan gula ritel 1 Kg merupakan program cepat dari Holding PTPN Grup . PTPN II sendiri pada tahun 2020 diminta menyiapkan gula ritel dan seharusnya dimulai September 2020 lalu,namun karena keterlambatan kemasan, baru terealisasi Oktober 2020 ini dan hingga akhir tahun 2020, PTPN II akan menyelesaikan sisa gula ritel sebanyak 142 ton.
Menyinggung kinerja PTPN II Irwan Perangin angin mengaku untuk produksi kelapa sawit tahun 2019 meraih potensi 13,78 ton perhektar dengan RKPP 15,10 Ton . Capaian tercapai 6 ton saja di semester 1 dan untuk mencapai target itu diharapkan mencapai 15 Ton pada semester 2 dan hal ini diperlukan pergerakan lebih cepat agar capaian produksi sesuai rencana tercapai.
Sementara jelang launching gula eceran kemasan 1 Kg itu, dilakukan doa bersama diikuti para Kabag, Manager Distrik dan Karyawan PTPN II yang hadir, sebagai tanda mengenang kepemimpinan Dirut PTPN II Marisi Butar Butar yang baru saja meninggal pada 24 September 2020.
Marisi Butar Butar telah tiada, namun dikenal sebagai sosok tonggak pergerakan kebangkitan PTPN II dari keterpurukan menuju kejayaan PTPN II.
“Beliau saya lihat seorang pekerja yang tangguh tidak mengenal waktu. Seorang yang mempunyai prinsip, bertanggungjawab, punya loyalitas dan dedikasi yang tinggi. Saya baru kenal beliau dua bulan ,tapi cerita yang saya dengar, beliau begitu banyak memberi dorongan dan support bagi tidak hanya bawahan namun jajaran PTPN II ”,sebut Bambang Setia Hidayat yang mengaku cukup simpati kepemimpinan almarhum.
Di akhir sambutannya, Bambang mewakili Dewan Komisaris seiring kepemimpinan Marisi Butar Butar mengajak seluruh jajaran PTPN II, tidak cukup hanya bertiga almarhum Marisi Butar Butar bersama SEVP Operasional dan Sevp Busines saja yang bekerja selama ini .
"Tapi mari harus ada kerjasama terjalin dan sama sama bekerja semua dari lapisan atas hingga bawah , sesuai fungsi dan tanggung jawab masing masing,sehingga apa yang menjadi cita cita kebangkitan perusahaan perkebunan PTPN II di Sumatera Utara sebagai tolak ukur nantinya dapat tercapai, " sebut Bambang mengakhiri.(r/ka)