Kepala Desa Dalu Sepuluh B Wantoro didampingi Kepala Dusun Winarli Permana saat berada di lokasi mengatakan, pihaknya berharap kepada Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat untuk segera memperbaiki akses jalan yang longsor akibat tergerus air sungai belumai yang meluap.
"Ini sudah berlangsung tiga hari. Badan jalan sudah longsor. Dikhawatirkan akan memutuskan jalan utama yang banyak dilalui masyarakat. Untuk sementara warga memasang penahan dengan goni diisi tanah," pungkas Kepala Desa.
Dwi Rizky (26) warga Dusun IX Desa Dalu X B rumahnya bersebelahan dengan akses jalan yang nyaris terputus mengatakan, sementara ini warga membangun penahan tanah namun dikhawatirkan tak akan tahan bila air sungai terus meluap. Kalau longsor bertambah, dia khawatir rumah mereka juga tergerus air.
"Kami berharap pemerintah Deliserdang segera melakukan langkah langkah mengatasi hal ini. Karena kami takut bila longsor tiba tiba saat kami berada di rumah," ungkapnya.
Luapan air Sungai Belumai sudah sangat mengkhawatirkan. Terlebih lagi hujan masih terus turun di wilayah Kabupaten Deliserdang dan hulu sungai.(wan)