Adapun akibat ledakan di depan Gereja Katedral, sejumlah orang dilaporkan terluka. Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan potongan tubuh manusia. Pelaku diperkirakan beraksi dengan mengendarai sepeda motor dan dilaporkan sempat memaksa masuk ke gereja sebelum menjalankan aksinya. Saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki dan menginvestigasi kasus tersebut lebih dalam.
Ketua DPC FERARI Kota Medan - Ganda Putra Marbun, SH., MH, mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar tersebut. Dia mengajak bersama-sama kita dukung pihak aparat kepolisian agar dapat bekerja dengan cepat dan profesional menumpas jaringan Terorisme di Indonesia sehingga kejadian teror bom bunuh diri tidak terulang lagi.
“Untuk para korban yang luka-luka, kita mendoakan agar segera diberikan kesembuhan dan bagi masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu hoax dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan peristiwa teror ini," ucapnya.(rel)