Gerindra dan PKB Didesak Segera Deklarasikan Prabowo-Muhaimin Sebagai Capres-Cawapres

Sebarkan:
Masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal mendesak Gerinda-PKB segera deklarasikan Prabowo-Muhaimin sebagai pasangan Capres dan Cawapres. (Ist) 

MANDAILING NATAL| Masyarakat Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal, mendesak pimpinan pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar segera mendeklarasikan pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Masyarakat yang tergabung dari berbagai lintas profesi ini berkumpul di Jl. ABRI, Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina, Sumut, untuk menyampaikan keinginan melihat ketua umum Gerindra dan ketua umum PKB itu berpasangan dalam mengarungi pilpres tahun depan.

Tak hanya kaum bapak, kaum milenial dan kaum perempuan turut bergabung dalam acara tersebut. Mereka menilai, Prabowo-Muhaimin akan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dari segi pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi, maupun pembangunan sumber daya manusia.

Prabowo dipandang sebagai sosok negarawan yang tepat untuk memimpin Indonesia. Kecakapan itu akan disempurnakan oleh keberadaan Muhaimin sebagai sosok yang tumbuh dalam dunia pesantren.

"Ini deklarasi dukungan kepada Pak Prabowo dan Pak Muhaimin agar dipasangkan pada pilpres mendatang," kata salah satu peserta, Said Nasution, Senin (12/6). 

Peserta juga memandang bahwa latar belakang Prabowo dan Muhaimin cocok dalam memimpin bangsa Indonesia yang majemuk. 

Senada disampaikan oleh peserta lainnya Ustaz Jamaluddin, menurutnya, Abdul Muhaimin Iskandar tumbuh di dunia pesantren dan merupakan keturunan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama sehingga tepat mendampingi Prabowo yang punya basic militer dan pengusaha.

"Pak Muhaimin ini dikenal sebagai panglima santri dan punya basic pesantren," tuturnya. 

Dalam deklarasi dukungan itu, masyarakat meneriakkan nama Prabowo sebagai presiden dan Muhaimin sebagai wakil presiden. 

"Prabowo presiden, Muhaimin wakil presiden," ujar koordinator. "Menang, menang, menang," sambut peserta. 

Patut diketahui, Partai Gerindra dan PKB telah mendeklarasikan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya pada 13 Agustus 2022 lalu. Dalam deklarasi itu tertuang lima poin kerja sama yang akan dilakukan kedua partai. Termasuk salah satunya menentukan pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pilpres 2024.

Usai deklarasi di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kedua pihak terus melakukan komunikasi intens dan berujung pada kesepakatan mengusung Prabowo sebagai capres. 

Namun, untuk wakil presiden sampai hari ini belum disampaikan ke publik. Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang munculnya desakan memasangkan Prabowo dengan Muhaimin. Terlebih, kedua partai telah memenuhi syarat minimal dukungan kursi parlemen untuk mengusung capres dan cawapres. (Rls/Rul) 

Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar