Sandrak Herman Manurung Serahkan Bantuan Kursi Roda Kepada Warga Desa Securai Selatan

Sebarkan:

 



LANGKAT | Anggota DPRD Langkat, Sandrak Herman Manurung, S.Sos serahkan bantuan berupa satu unit kursi roda kepada Sarul Gunawan Rajagukguk warga dusun pasar 20, desa securai selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, pada (9/6/2023).

Sarul Gunawan Rajagukguk yang masih duduk di bangku SMPN 1 Babalan anak dari pasangan suami istri (Pasutri) Rajagukguk dan Boru Mangunsong tersebut harus menggunakan kursi roda dikarenakan kedua tangan dan kaki nya harus diamputasi pasca tersengat aliran arus listrik tegangan tinggi pada bulan Maret lalu.
Mendapat informasi yang sangat memprihatikan tersebut, anggota DPRD Langkat, dari fraksi PDIP Sandrak Herman Manurung merasa terpanggil dan miris hati sejak korban dirawat dirumah sakit mahkota bidadari paluh manis.

Anggota DPRD Langkat dari partai bermoncong putih tersebut didampingi kepala desa securai selatan, Efendi Mangunsong menyerahkan bantuan berupa kursi roda kepada Sarul Gunawan Rajagukguk (korban) sengatan arus listrik tepatnya di dusun pasar 20, desa securai selatan.

Sandrak Herman Manurung mengatakan" dirinya merasa iba dan  terpanggil untuk melakukan yang terbaik kepada korban arus listrik tegangan tinggi pada (3/3/2023) lalu, yang saat ini kedua tangan dan kaki korban terlihat telah diamputasi sehingga sampai saat ini korban tidak lagi dapat melanjutkan pendidikan nya di SMPN 1 Babalan.

Dia menyampaikan rasa keprihatinannya kepada kedua orang tua korban, dan berharap agar kedua orang tua korban tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan hidup yang saat ini menimpa anak mereka.

Kepala desa Securai Selatan, Efendi Mangunsong, merasa sangat bangga atas kunjungan dan perhatian dari anggota DPRD Langkat, Sandrak Herman Manurung yang telah memberikan bantuan satu unit kursi roda kepada salah seorang warga nya yang menjadi korban sengatan arus listrik tegangan tinggi pada bulan Maret lalu.

Dirinya juga mengatakan semenjak Sarul Gunawan Rajagukguk tersengat arus listrik dan sampai pada pengamputasian kedua tangan dan kaki korban, tidak ada respon apapun dari pihak PLN Gebang, ucap Efendi Mangunsong.(m/lkt1)
Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar