Ia mengatakan pelaku bernama Caesar Veron Mangasi Manurung, warga Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, ditangkap sesaat merampok mobil korban. Tersangka saat hendak kabur mengalami kecelakaan di Jalan Medan-Binjai.
Kronologi perampokan, kata Candra, berawal ketika tersangka Caesar memesan taksi online. Korban lalu menjemputnya di Jalan Telaga Dingin, Sei Semayang. Lokasi tersebut terbilang sepi dan areal perkebunan tebu, pada Senin sore kemarin.
Lanjut Kapolsek menerangkan begitu naik ke mobil korban, tersangka langsung melancarkan aksinya melakukan perampokan. Dengan menghunuskan senjata tajam ke tubuh korban.
Usai melumpuhkan korban, Candra menuturkan, tersangka lalu membuang korban ke tepi jalan dan kabur ke arah Binjai.
"Di perjalanan tersangka terlibat kecelakaan, lalu tersangka dan barang bukti (mobil) dibawa ke Poslantas Diski (Sub Sektor Polsek Sunggal) ," ujarnya.
Belakangan polisi yang mendapat informasi ini adanya korban meninggal di rumah sakit usai dirampok di Sei Semayang, ternyata memiliki kaitan dengan kecelakaan antara mobil kontra becak motor di Jalan Medan-Binjai.
Alhasil, Kapolsek mengatakan personel Unit Reskrim Polsek Sunggal kemudian menangkap pemuda tersebut. "Dari pemeriksaan, kejadian ini motifnya murni perampokan," tukasnya.
Atas kejadian ini, pengemudi taksi online maupun ojek online diharapkan agar lebih berhati-hati terhadap aksi perampokan dengan modus pelaku sebagai penumpang. (ka)
Kronologi perampokan, kata Candra, berawal ketika tersangka Caesar memesan taksi online. Korban lalu menjemputnya di Jalan Telaga Dingin, Sei Semayang. Lokasi tersebut terbilang sepi dan areal perkebunan tebu, pada Senin sore kemarin.
Lanjut Kapolsek menerangkan begitu naik ke mobil korban, tersangka langsung melancarkan aksinya melakukan perampokan. Dengan menghunuskan senjata tajam ke tubuh korban.
Usai melumpuhkan korban, Candra menuturkan, tersangka lalu membuang korban ke tepi jalan dan kabur ke arah Binjai.
"Di perjalanan tersangka terlibat kecelakaan, lalu tersangka dan barang bukti (mobil) dibawa ke Poslantas Diski (Sub Sektor Polsek Sunggal) ," ujarnya.
Belakangan polisi yang mendapat informasi ini adanya korban meninggal di rumah sakit usai dirampok di Sei Semayang, ternyata memiliki kaitan dengan kecelakaan antara mobil kontra becak motor di Jalan Medan-Binjai.
Alhasil, Kapolsek mengatakan personel Unit Reskrim Polsek Sunggal kemudian menangkap pemuda tersebut. "Dari pemeriksaan, kejadian ini motifnya murni perampokan," tukasnya.
Atas kejadian ini, pengemudi taksi online maupun ojek online diharapkan agar lebih berhati-hati terhadap aksi perampokan dengan modus pelaku sebagai penumpang. (ka)