Yayasan Madina Murni Kembali Fasilitasi 28 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

Sebarkan:
Pemilik Yayasan Madina Murni (tengah) bersama sejumlah penyandang disabilitas foto bersama sesaat sebelum berangkat ke Kota Medan. (Sahrul)

MANDAILING NATAL| Yayasan Madina Murni, perusahan yang bergerak di bidang kemasan air minum di Kabupaten Madina kembali memfasilitasi keberangkatan 28 penyandang disabilitas ke Kota Medan untuk mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu.

28 penyandang disabilitas yang berangkat ini, sebanyak 21 di antaranya merupakan warga Madina, 1 dari Tapsel dan Palas.

"Alhamdulillah, yang kita fasilitasi berangkat malam ini ada sebanyak 27 orang, dan 1 orang lagi berangkat sendiri difasilitasi keluarga," kata pemilik Yayasan Madina Murni, Awaluddin Nasution saat diwawancarai wartawan di sela-sela pemberangkatan dari kediamannya di Jalan Lintas Timur, Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Jumat (3/11/2023). 

Awal mengatakan bantuan kaki dan tangan palsu yang diberikan kepada penyandang disabilitas tersebut merupakan hasil kerja sama Yayasan Madina Murni dengan Yayasan Peduli Tuna Daksa Medan. 

Ia juga menuturkan untuk di tahun 2023 yang berangkat malam ini merupakan gelombang terakhir. Awal pun berharap di tahun 2024 nanti program seperti ini masih terus berlanjut, sebab masih ada penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan tersebut.

"Untuk tahun 2023, ini gelombang terakhir yang kita berangkatkan. Kita berdoa semoga tahun 2024 nanti program ini masih terus berlanjut," tuturnya.

Pantauan Metro-onlien.co, saat kegiatan pemberangkatan para penyandang disabilitas pun tampak tersenyum bahagia. Mereka pun tak lupa mengucapkan rasa syukur dan ucapan terimakasih khususnya kepada pemilik Yayasan Madina Murni dan tim relawan.

"Terima kasih Pak Awal dan tim relawan yang telah memfasilitasi keberangkatan kami untuk mendapatkan bantuan ini. Kami tentu sangat bersyukur sekali karena semua biaya baik selama perjalanan maupun biaya penginapan semuanya ditanggung," ucap salah satu keluarga penyandang disabilitas. (SRH/Sahrul)

Sebarkan:

Baca Lainnya

Komentar