Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH. S.IK. MH melalui Kasat Lantas Iptu Friska Susana SH mengatakan, spanduk himbauan dipasang di lokasi khusus berupa petunjuk jalur alternatif di Pos Yan I sebanyak 2 Unit
Kemudian rambu di larang masuk di Pos Yan II sebanyak 2 unit. Rambu di larang masuk dilokasi strategis serta rawan lakalantas lainnya agar jelas terlihat dan dapat dibaca masyarakat pengguna jalan," Kata Iptu Friska Susana
Kasat Lantas menambahkan, himbauan lain dalam bentuk spanduk diantaranya: dilarang berboncengan lebih dari satu orang, larangan menggunakan Handphone (HP) saat berkendara dan lain lain
Tujuan pemasangan spanduk himbauan ini untuk membantu masyarakat yang tengah libur menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H diwilayah Kota Pematangsiantar
Selain itu, untuk menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan serta meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas, nihil kemacetan dan terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan Kondusif
"Kiranya dengan spanduk himbauan ini dapat meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas sehingga dapat menurunkan angka kecelakaan maupun fatalitas korban kecelakaan diwilayah hukum Polres Pematangsiantar," Tandas Iptu Friska Susana
DISTRIBUSIKAN BARRIER
Sebelumnya. Untuk memastikan kelancaran arus Lalulintas pada Ops Ketupat Toba 2025, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Distribusikan Barrier di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan (Pos Pam - Pos Yan), Kamis (27/3/2025) sekira pukul 09:00 WIB
Kasat Lantas Iptu Friska Susana SH mengatakan Barrier didistribusikan di Pos Pengamanan (Pam) dan Pos Pelayanan (Yan) serta penggal jalan untuk mengantisipasi kemacetan.
Khusus penggal jalan, lokasi pendistribusian Bariare antara lain di Jalan Sudirman - Jalan Adam Malik, Jalan Parapat - Jalan Bahkora, masing masinh ada 8 unit Barrier kecil. Jalan Parapat - Jalan Manunggal Karya ada 3 unit Barier kecil serta Jalan Gereja - Jalan Tarutung ada 2 unit Barier kecil
"Total pendistribusian Barrier sebanyak 21 unit," Sebut Iptu Friska Susana (Jun/Bay-Mol)