Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1446 H.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Iman Irdian Saragih mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan bahan pokok yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga.
"Jangan sampai ada penumpukan sembako. Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan agar harga tetap stabil dan stok tetap tersedia," ujar Walikota.
Ia juga menegaskan, Pemko Tebingtinggi terus berupaya meringankan beban masyarakat melalui GPM, Pasar Pengendalian Harga (PPH), dan operasi pasar lainnya.
"Semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat. Kami memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan sembako, baik beras maupun kebutuhan pokok lainnya," ungkapnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dr. Marimbun Marpaung, SP., M.Si., dalam laporannya menyebutkan bahwa GPM kali ini menyediakan 40 ton beras SPHP, 10 ton beras komersil lokal, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, cabai, dan telur dengan harga di bawah pasar.
"GPM ini merupakan hasil sinergi antara Pemko Tebing Tinggi, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog Kancab Medan, dan Perum Bulog Cabang Paya Pasir," jelas Marimbun.
Ia menambahkan, Tim Satgas Pangan dan OPD terkait telah melakukan rapat koordinasi dan peninjauan langsung ke pasar, kilang padi, dan gudang beras untuk memastikan stok aman dan harga terkendali.
"Dapat kami sampaikan bahwa harga sembako menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ini relatif stabil dengan stok yang cukup," terangnya.
Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan GPM untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP., M.Si., Camat Rambutan Marwansyah Harahap, S.STP., serta sejumlah pejabat lainnya.
Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir akan ketersediaan dan harga bahan pokok.(HR/HR).